jalan-jalan ke Pantai Ngobaran

Mudik ke jogja kali ini judulnya Roadshow dari Pantai ke Pantai.. Hampir tiap hari Aghnat mau ke pantai, dari mulai pantai Goa cemara, Pantai Ngobaran, Pantai Baru, Pantai Kewaru sampai Pantai Parang Kusumo buat liat festival Layang-Layang.. Maklum deh, Aghnat gak pernah ke pantai, biasanya dia diajak ke gunung mulu.. Jadi pas sekali di ajak ke pantai dia betaaah banget, sampe gak mau pulang!! Jadi deh kulitnya tambah gosong!! Hiks..

Sekarang mau pamer Pantai Ngobaran dulu coz menurut saya, pantai ini yang paling bagus diantara pantai-pantai lain yang kami kunjungi.. Sebenernya pergi ke pantai ini tanpa sengaja, pas dah di jalan baru deh kita mutusin buat ke pantai ini, walaupun belum tau tempatnya.. Ceritanya pas makan soto, adik ipar saya Fatma, cerita kalau temennya baru aja ke pantai Ngobaran, trus katanya pantainya bagus dan pasirnya putih.. Ya udah saya suruh telpon tuh temennya, minta alamat pantai ngobaran.. Tapi ternyata temennya gak bisa dihubungi.. Seiingetnya pantai itu ada di Wonosari, deket Pantai Baron

Ya udahlah gpp, ntar kita tanya-tanya aja di jalan..

Perjalanan di mulai..

Huwaaa ternyata perjalanan ke pantai itu penuh perjuangan.. Dari mulai nyasar2 gara2 gak tau jalannya, sampe keponakan saya yang muntah2 mulu sepanjang perjalanan. Jadi deh saya sama adik saya sibuk bersihin muntah..

Akhirnya sampe 4 jam baru sampe (padahal pas pulangnya cuma 2 jam sajaa!!)) dan matahari dah panas menyengat..Tapi saya gak nyesel koq dateng ke pantai ini, soalnya pantai ini bagussss banget. Saya serasa pergi ke Bali. Pantai ini bertebing-tebing mirip di Uluwatu, trus diatas tebing itu juga terdapat Pura. Ada pula Arca dan Candi kecil beserta sesajennya. Yang lebih aneh, ada pula masjid yang arah kiblatnya bukan menghadap ke Barat tapi ke arah selatan, ke arah samudra. Mungkin masih terpengaruh ajaran kejawen kali yaah

Ini sedikit cerita tentang pantai Ngobaran (sory boleh copas)

Pantai Ngobaran, terletak di desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari. Ngobaran, nama pantai ini, berasal dari kata �kobaran� artinya membakar diri. Berdasarkan sejarah, dahulu kala di pantai inilah Brawijaya V, keturunan terakhir Majapahit membakar diri (sebagai pilihan akhir) setelah berkelana malang melintang melarikan diri karena dikejar-kejar Raden Patah (pendiri Demak dan juga anaknya) untuk dibunuh, karena �tidak mau menganut Islam�. Di Gunung Kidul sendiri ada banyak petilasan yang menyimpan cerita perburuan Brawijaya V ini, hingga pada titik kulminasinya, Brawijaya V dan beberapa pengikut setianya memilih mati dengan membakar diri karena sesuatu yang bernama �keyakinan�. Jadi bisa dibilang Ngobaran adalah salah satu wisata petilasan yang dimiliki oleh Gunung Kidul.

Cerita lain adalah cerita pak dukuh Dondong, desa Jetis, Kecamatan Saptosari. Menurut keterangan dari pak Dukuh (yang waktu muda hobi berkelana), sekitar tahun 2002 -an, ada salah seorang warga di Pantai Ngobaran (yang emang tiap sore kerjaannya mencari kerang laut untuk lauk pauk), menemukan �sesuatu�, yang kemudian langsung di serahkan ke nDalem Kraton Ngayogyakarto. Merespon �penemuan� tersebut, maka tahun 2003 dibangunlah tempat peribadatan semacam pura dengan patung-patung dewa berwarna putih untuk memperingati kehadiran Brawijaya V, salah satu keturunan raja Majapahit, di Ngobaran. (cerita ini boleh nyulik dari sini
http://pacarkecilku.multiply.com/journal/item/116/Pantai_Ngobaran)

















61 thoughts on “jalan-jalan ke Pantai Ngobaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s