Ketika Aghnat ikut Prajabatan

Prajabatan buat saya tuh kaya nightmare.. kenapa? sini sini saya ceritain *gelar tiker, suguhin teh manis sama jagung bakar* *lampu dimatiin, setelin musik serem*

Setelah cuti melahirkan selama 3 bulan selesai, saya pun kembali ke kantor sambil nenteng-nenteng Aghnat, coz Aghnat mau saya titipkan di TPA (Tempat Penitipan Anak loh, bukan Taman Pendidikan Al-Qur’an, bukan juga Tempat Pembuangan Akhir sampah!) di kantor. Kebetulan di kantor saya ada TPA, walaupun dengan fasilitas yang menyedihkan, tapi saya tetap bersyukur karena saya bisa membawa Aghnat untuk mendapatkan ASI ekslusif, langsung dari sumbernya! ;)) Iya harus langsung dari sumbernya, karena Aghnat gak mau minum ASI dari botol jadi saya harus bawa Aghnat agar bisa terus menyusu.

Setelah kira-kira 2 minggu masuk kekantor setelah cuti itu, datanglah surat pemberitahuan tentang pelaksanaan Prajabatan! Antara seneng dan stress dengernya. Seneng, karena dengan prajabatan maka huruf C di depan kata PNS akan hilang, yang artinya saya kan resmi jadi PNS dan gaji bakal naik jadi 100% (info buat yang bukan PNS, jadi sebelum mengikuti prajabatan, status PNS belum resmi, masih CPNS artinya Calon Pegawai Negeri Sipil, dimana dengan status masih C(calon), kita belum full menerima gaji, masih 80% saja dari gaji pokok, dan belum berhak mendapatkan cuti tahunan).

Stress, karena saya memikirkan bagaimana nasibnya Aghnat kalao saya ikut prajabatan. Aghnat waktu itu kan masih 4 bulan, jadi masih ASI ekslusif dan belum dapet tambahan makanan. Bagaimana nanti kalo saya tinggal untuk mengikuti Prajabatan, ntar dia gak bisa ASI lagi dong, mana lama pula prajabatan-nya, sampai 2 minggu gitu.
Akhirnya setelah tanya sana-sini, ternyata boleh bawa anak, tapi gak boleh dibawa kedalam asramanya, jadi harus nge-kost dirumah penduduk di sekitar asrama diklat prajabatan. Wah Aghnat bakal jadi peserta prajabatan termuda nih!!

Seminggu sebelum mulai prajabatan saya bergerilya nyari kost sama temen saya yang juga harus bawa anaknya. Ternyata mahil mahil banget deh harga kost disana. Masa kamar sumpek kecil gelap aja, dan cuma dipake buat 2 minggu harganya 350rb! Masya Allah, mahil benerr.. Akhirnya nyari-nyari lagi deh. Trus dapet rumah 2 kamar yang disewain khusus buat peserta prajabatan. Harganya 600 rb sebulan/kamar, mahalll banget yahhh. Tapi terpaksa saya ambil karena disitu fasilitas lumayan lengkap, coz ada mesin cuci sama kulkas, trus deket ke asrama.

Urusan kost dah selesei, akhirnya tibalah waktu prajabatan! jreng jreng jreng….

Pertama kali dikumpulin dilapangan, trus dibagi kelompok, sama dikasih jadwal selama 2 minggu. Jadwal padet banget, dari jam 5.30 pagi sampe jam 10 malem. Disitu dikasih tau kalau gak ada dispensasi waktu menyusui untuk yang bawa anak. Jadi jadwal menyusui sesuai dengan waktu istirahat dan gak ada tambahan waktu lagi! dan tambahan pula harus tetap jaga malam sesuai dengan jadwal!! SADIS!! gimana gak sadis, jadwal istrahat cuma siang sama sore aja. dan itu juga sebentar banget. Buat pulang ke kost, trus, sholat, mandi (kalo sore) aja udah mepet banget, gimana mau menyusui? Dan waktu itu ASI saya masih deras, jadi harus sering dihisap paling gak tiap 3 jam sekali, kalo engga bakal bengkak dan sakit banget! Hiks… Trus jaga malam sampe jam 12, karena harus keliling asrama buat mastiin semua peserta dah masuk kamar,dan harus bangun lagi jam 4 pagi buat keliling lagi bangunin peserta. Whuaaah mau nangis saya.

Kemudian saya dan ibu-ibu yang bawa anak juga banyak yang protes, tapi panitia tetap keukeuh sumeukeuh gak mo ngasih toleransi dan bilang kalo ada yang gak setuju lebih baik ngundurin diri aja jadi peserta prajabatan! *JLEB* .. saat itu rasanya pengen nabok!

Akhirnya terpaksa deh dijalanin juga. Pagi-pagi saya harus bangunin Agnat untuk disusui. Kemudian buru-buru saya ke asrama untuk ikut apel pagi (*sigh*) dan lari pagi! Lalu dilanjutkan dengan menerima materi di dalam kelas. Dikelas saya antara menahan sakit karena payudara dah nyut2an dan menahan ngantuk karena materinya membosankan! Huaaa.. Duh beneran deh, materi prajabatan itu bener-bener bosenin banget, dan cuma sekedar retorika dan teori belaka. Menurut saya lebih baik prajabatan tuh diisi dengan materi yang sesuai dengan bidang kerja pegawai yang bermanfaat bagi pengembangan skill pegawai.

Akhirnya jam istirahat pun tiba. Payudara dah bengkak+sakit! Hiks Buru-buru saya pulang ke kost buat mompa ASI sambil nyusuin Aghnat. Untung Aghnat sedikit2 mau ASI dalam botol, walaupun gak sebanyak kalo menyusui langsung. Setelah urusan ASI selesei, trus buru-buru sholat, trus langsung lari lagi ke asarma buat makan. Trus lanjut materi lagi sampe sore dan malam.

Benar apa yang dikatakan Einstein, waktu itu relatif, jika kita menikmati waktu dengan hati senang, maka waktu terasa cepat seperti berlari mengejar kita. Tetapi apabila kita menikmati waktu dengan hati kesal, waktu serasa berjalan teramat lambat seperti koneksi Speedol!😉
Diklat prajabatan yang 2 minggu ini, seperti 2 abad rasanya! ;( Karena saya melalui hari-hari itu dengan hati kesal karena melelahkan dan membosankan. Melelahkan karena dikejar-kejar waktu untuk menyusui dan gak punya waktu istirahat yang cukup. Membosankan karena menerima materi yang ngebosenin.
Tapi menyenangkan juga koq, karena banyak temen yang senasib sependeritaan dari seluruh Indonesia. Banyak cerita cinta semasa diklat prajabatan. Ada cinta segitiga, cinta terlarang, cerita perselingkuhan, cerita pertemanan yang tulus juga cerita cinta lokasi. Banyak teman saya yang menemukan jodohnya gara-gara diklat prajabatan ini. Ada juga cerita teman saya yang melahirkan di asrama prajabatan!🙂 untung saja dia segera dibawa ke rumah sakit! Trus jadinya Aghnat gagal deh jadi peserta termuda karena ada bayi baru lahir yang “ikutan” prajabatan!🙂

60 thoughts on “Ketika Aghnat ikut Prajabatan

  1. fendikristin said: samaaaa…😦 syukurlah lulus jugaaaa😀

    dulu saya juga sedih aghnat gak suka minum susu..tapi setelah baca buku THE MIRACLE OF ENZYM, saya jadi tercerahkan..ternyata susu sapi adalah makanan/minuman paling buruk untuk manusia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s