84

[Babe] Dia

Dia yang mengajariku mengenal huruf dan merangkainya membentuk kalimat dan tulisan.
aku bangga sekali pas masuk TK hanya aku sendiri yang sudah bisa baca, padahal teman-teman yang lain kenal huruf ABC pun tidak.

Dia yang mencontohkan kepadaku untuk mencintai tulisan
karnanya aku jadi gila baca buku. bahkan sobekan koran di jalan pun suka aku ambil kalau iseng gak ada bahan bacaan

Dia yang berlangganan 3 macam koran setiap hari.
Awalnya aku pikir buat apa sih banyak-banyak langganan koran banyak-banyak, eh ternyata lama-lama aku malah rebutan baca koran dengan dia. Baca koran itu asik banget yaah. Aku biasanya baca korannya terbalik, dari belakang ke depan. Tapi sekarang aku dah jarang nih baca koran

Dia yang mengajariku berbagi dan bersedekah dengan orang lain.
Wuih dia tuh paling top deh kalau soal sedekah, tanpa banyak tanya kalau ada orang yang butuh bantuan langsung dia bantu. Terkadang dia lebih mentingin orang lain daripada anaknya sendiri. Pernah aku minta dibeliin tas,tapi dia bilang gak ada uang. Terus besoknya ada saudara butuh uang, eh langsung dia kasih uang

Dia yang semua orang mengenalnya dan menaruh hormat padanya
Dia terkenal banget sekampung. Kalau naek ojek, tinggal sebut aja namanya, pasti langsung dianter ke depan rumah, padahal dia gak pernah naek ojek dan pangkalan ojek nya itu sekitar 1,5 km dari rumah. kalau aku jalan juga pasti banyak yang senyum sama aku dan bilang saya putrinya dia yaah..

Dia yang mengajari ku menghargai uang dan tidak menghambur-hamburkannya.
Katanya uang itu susah dicari tapi paling gampang ngabisinnya. Makanya dulu aku kalo minta sesuatu tuh susaaah banget.
Dia yang suka mengajak ku ke museum
Waktu kecil aku dan saudara-saudara di ajak jalan-jalannya bukan ke ancol, dufan atau taman mini tapi ke museum. Seneng banget diajak menjelajah dari museum ke museum. Seringnya sih ke museum Fatahillah dan museum Bahari.
Dia Ayahku…

Ayahku yang selalu kuberdoa untuknya

Ayahku yang sekarang sudah damai di sisi-Nya
———————————–
*diikutsertakan untuk lomba Babe di tempat mbak Tintin*