119

Ke Ujung Genteng Yuuuk!!!

Akhir tahun kemaren, saya sekeluarga bersama para kakak, adik, keponakan, ipar, abi, aghnat dan mamah tercinta berlibur ke Ujung Genteng, di Sukabumi, sekalian ngerayain ponakan yang ulang tahun. Aciik mayan deh dapet liburan gratis coz semuanya dah dibayarin sama si kakak dari mulai makan, transportasi dan penginapan! :))




Saya baru pertama kali ke Ujung Genteng tapi sodara-sodara saya yang lainnya dah 2-3 kali kesana. Duuh ternyata Ujung Genteng itu jauuuh yah!! Siapin hati dan pantat yang super lebar biar tabah dan tahan duduk berjam-jam dijalan!





Sebenernya kalo diliat di Google Maps mah jaraknya dari Bogor cuma 146 km, dan ditempuh cuma 3 jam 15 menit sajaa!! Tapi kenyataannya butuh waktu 7 jam aja gituh buat nyampe ke Ujung Genteng (dengan 4 kali berhenti buat sarapan bubur ayam sama panggilan alam ke toilet, eh sama bolak balik turun ke warung buat beli batrei alkaline, ternyata semua warung yang didatengin gak jual batre) coz jalanan macet, terjal dan berkelok-kelok (pulangnya malah lebih lama lagi karena salah belok dan kena macet di jalan raya sukabumi)! Wuiih lamanyaa! Pantesan namanya Ujung Genteng, karna letaknya di ujung selatan pulau jawa. Menurut cerita, nama Ujung Genteng sendiri berasal dari kata “ujung guntingâ€?, yang berarti sebuah tempat yang berada di sudut atau ujung dari pulau di Jawa Barat, yang berbentuk seperti gunting, sehingga dinamakanlah tempat ini sebagai Ujung Gunting atau biasa dikenal dengan sebutan Ujung Genteng.




Selama di Ujung Genteng saya jalan-jalan ke Amanda Ratu, Pantai Ujung Genteng, Pantai Cibuaya, Curug Cikaso dan Pantai Pangumbahan. Selain itu bisa juga ke Pantai Cipanarikan pantai indah yang tersembunyi, Pantai Tujuh Ombak tempat surfer bercanda dengan ombak, serta melihat pembuatan gula kelapa. Gula kelapa produksi Ujung Genteng merupakan yang terbaik, kata kakak ipar saya pabrik kecap B*ng* memakai gula jawa produksi Ujung Genteng untuk pembuatan kecapnya. Dan menurut saya memang benar sih, rasa gula ujung genteng tuh enak bangetdan bersih, walaupun warnanya tidak teralu coklat (cenderung putih gading)




Amanda Ratu


Tepat waktu Dzuhur, saya sudah sampai di kawasan Amanda Ratu. Amanda ratu merupakan resor di pinggir tebing samudara hindia. Banyak orang bilang Amanda Ratu mirip dengan Tanah Lot di Bali.




Amanda Ratu..Mirip kah sama Tanah Lot?? Hmm



Saya cuma sebentar mampir kesini, hanya menunggu waktu check in penginapan Pondok Hexa, yang 2 bulan sebelumnya sudah di booking oleh kakak saya. Awalnya saya pikir kakak saya booking penginapannya di Amanda Ratu ini, eh ternyata cuma numpang ngaso doang!!

Jadi disini cuma leyeh-leyeh sambil foto-foto dan beli es krim aja




Pantai Ujung Genteng


Sebelum ke penginapan, saya mampir dulu ke Pantai Ujung Genteng, karena disinilah tempat pelelangan ikan hasil nelayan diperjualbelikan. Murah-murah banget harganya! Masa lobster hanya dijual 60 ribu sekilo!! Murah banget kaan.. Selain beli lobster, kakak saya juga membeli cumi, ikan bawal, rajungan (huwaaah rajungaan!!), udang sama ikan jambal!. Semua seofood itu akan dimasak di penginapan supaya gak usah makan di restoran. Pemilik penginapan yang akan memasaknya dengan biaya yang cukup murah.




Pantai Ujung Genteng


Pantai Kelapa Doyong



Pantai ini terletak di seberang penginapan Pondok Hexa. Pantai yang cukup bersih dan katanya di pantai ini dijadikan tempat syuting film Hafalan Sholat Delisa. Pantai ini ketika pagi hari sangat suruut sekali, hingga hampir 30 meter, dan saya pun dengan riang berlarian diantara karang. Sebaiknya memakai alas kaki jika bermain di pantai ini, selain karna tajamnya karang, juga banyak bulu babi berkeliaran. Pasir di pantai ini berwarna putih dan cukup halus walaupun tidak sehalus di Pantai Pangumbahan, tempat penyu bertelur.




Pantai Kelapa Doyong



Pantai Cibuaya


Aghnat paling suka ke pantai ini. Pantai ini asik sekali karena di tepi pantai terbentuk seperti "kolam" sehingga kita asik berendam disana sambil sesekali dimainkan ombak. Ketika musim air pasang, pengunjung dilarang berenag dipantai ini karna ombak yang sangat besar. Di pantai ini aghnat asik bermain pasir dan minta dikubur pakai pasir. Pasir di Pantai Cibuaya besar-besar dan putih.




Pantai Cibuaya



Curug Cikaso


Curug terindah yang pernah saya lihat!!! Sebelum mencapai curug ini, kita bisa naik perahu. Harga sewa perahu Rp.80rb untuk sepuluh penumpang, dan kita di beri jatah waktu 3 jam untuk menikmati keindahan curug cikaso. Kalau tidak ingin naik perahu, silahkan jalan kali





Curug Cikaso

Curug cikaso tuh baguus banget yaah, disana ada 3 buah air terjun yang tingginya mencapai 80 meter. Air terjunnya sungguh deras sekali. Saya asik duduk dibawah air terjun. Nikmat sekali seperti dipijat ribuan tangan pemijat! Sayangnya keindahan Curug Cikaso terganggu dengan banyak nya sampah yang bertebaran juga tempat ganti baju dan toiletnya yang kotor dan gak ada gayung!




Pantai Pangumbahan


Pantai Pangumbahan merupakan pantai penangkaran penyu. Pantai ini berpasir super halus dan lembut sehingga cocok untuk tempat penyu menguburkan telu-telurnya yang rapuh. Untuk kepantai ini, penuh perjuangan, jalur menuju pantai Pangumbahan seperti track offroad, karenan jalannya sempit, penuh lumpur dan genangan air serta lubang mengaga lebar. Jangan coba-coba pakai mobil sedan atau mobil ceper, dijamin tersangkut di lubang lumpur. Pakailah jasa ojek! Cuma 25 ribu rupiah bolak balik untuk jarak sekitar 7 km dari penginapan.




Pantai Pangumbahan



Jika ingin melihat penyu bertelur, datanglah malam hari sekitar jam 8-9. Tapi ketika saya kesana malam hari, dah jam 10 malam belum satupun penyu yang bertelur. Katanya sih, sktr jam 8 malam ada penyu yang bertelur cuma, waktu itu sebelum beres penyunya bertelur ada pengunjung yang memotretnya, sehingga penyu itu ketakutan dan lari kembali kepantai. Penyu ketika bertelur memang sensitif terhadap suara dan cahaya. Sehingga sebelum penyu tersebut selesei bertelur, pengunjung dilarang ribut dan memotret. Saya tidak melihat proses penyu bertelur karna Aghnat sudah keburu tidur. Akhirnya saya cuma melihat foto dan cerita dari kakak saya saja.






Induk Penyu Setelah bertelur! Hati-hati jangan dekat-dekat kalao tidak mau merasakan hujan pasir! :))


Tapi yang paling asik adalah melepas tukik (anak penyu) ke pantai. Anak-anak tukik ini begitu lucu dan menggemaskan. Pengen banget saya bawa pulang ke depok! 🙂 Agnat senenag banget ngelepasin tukik! Dia tereak-terak kegirangan. Saya sampai 2 kali mengikuti acara pelepasan tukik ini..




Setiap hari tepat jam 5 sore ada 500-1000 tukik yang dilepaskan ke laut oleh petugas dibantu para pengunjung. Para pengunjung yang ingin melepas tukik, diminta untuk berbaris rapi di bibir pantai tepat belakang garis yang telah dibuat oleh petugas. Pengunjung dilarang menginjak melewati garis, karena akan tercipta jejak kaki dipasir yang akan menyulitkan tukik untuk berlari ke arah pantai.




Tukik Unyuuu


Menurut petugas, dari 1000 ekor tukik yang dilepaskan ke pantai, hanya sekitar 10 ekor saja yang dapat hidup hingga dewasa (karena banyaknya predator yang memangsa tukik/penyu baik predator hewan buas maupun manusia) dan kembali ke Pantai Pangumbahan untuk bertelur. Penyu adalah hewan yang setia, dia akan kembali lagi untuk bertelur ke tempat pertama kali dia di lepaskan. Jadi jika ingin melihat kembali tukik yang hari ini dilepaskan, silahkan datang lagi ke pantai Pangumbahan 25-30 tahun lagi! Wuuuih lamanya. Penyu juga bisa hidup selama 100 tahun dan setiap kali bertelur menghasilkan telu 100-200 telur.




Hayooo let’s go ke Ujung Genteng


























































132

Ngangon Aghnat Mandi Air Panas

Minggu kemaren ngangon Aghnat sama para ponakan ke Gunung SalaK Endah, Bogor.. Rencana nya sih mau berangkat subuh-subuh biar jalanan masih sepi dan adem… eh dasar emak-emak ribet, mesti nyiapin semua keperluan piknik, baru bisa jalan jam enam-an, itu juga mesti jemput teteh nida dulu ke rumahnya coz dia ternyata gak jadi nginep di rumah enin..


Karna anak-anak blum makan, mampirlah kita ber-enam (aku, abi, aghnat, nida, ajay dan didat) ke Bubur Ayam Kabita, di gunung batu buat sarapan.. Semua lahap makan bubur..terutama akuuuu! hihihi *dasar gembul* Tapi emang enak banget loh bubur ayam kabita, lapaknya slalu penuh..apalagi kalo dateng rada siangan bakalan gak kebagian tempat..Tapi Aghnat susah makannya, jadi mesti dibujuk-bujuk dulu biar mau makan!


Ternyata kawasan Gunung Salak Endah cukup jauh juga yaah.. di jalan anak-anak dah tereak-tereak kapan nyampenya! huhuuhuu.. Padahal dulu Aghnat pernah diajak kesana, tapi lewat jalan blusuk-blusuk, jadi mungkin gak berasa jauh.. dulu kita ke Curug Seribu.. Wuih mantep bener deh kesana.. Jadi tuh yah, pas pulang dari sana kaki gempor dan betis membengkak segede tales gegera naik turun tangga yang jumlahnya mungkin ada seribu saking banyaknya..makanya disebut Curug Seribu! Tapii air terjun di Curug Seribu emang kereeen banget dah!

Akhirnya jam 8 sampelah kami di pintu gerbang kawasan Gunung Salak Endah. Gunung Salak Endah merupakan kawasan wisata Taman Nasional Halimun Salak.. Di kawasan itu terdapat hutan pinus dan rasamala milik perhutani.. Makanya memasuki kawasan ini udara terasa sejuuk sekali. Memasuki pintu gerbang nya, kami di haruskan membayar Rp. 3500/ orang dewasa dan Rp.2500 untuk anak-anak, sedangkan kendaraan roda 4 membayar Rp.6000. Tapi tiket itu cuma masuk kawasannya saja, kalau mau masuk ke sejumlah curug, harus bayar tiket lagi sebesar Rp. 4000 untuk dewasa dan Rp. 2000 untuk anak-anak.
Di kawasan ini banyak terdapat Curug atau air terjun. Ada Curug Cigamea, Curuq Pangeran, Curug Ngumpet, Curug Cihurang, dan Curug Seribu. Selain itu ada juga Kawah Ratu serta Pemandian Air Panas Ciparay..

Karena kami belum tau letak pemandian air panas maka bertanyalah kami ke petugas dimana letaknya dan berapa lama jaraknya dari pintu gerbang.. Katanya sih cuma 3 km saja! Tapiii.. ternyata setlah 3 km, belum nyampe-nyampe jugaa..Bolak-balik si Abi nanyain ke orang lewat dimana pemandian air panas itu.. Akhirnya setelah 6 km, sampelah kami di gerbang pemandian air panas dengan disambut 2 monyet lincah.. Disana kami harus bayar tiket masuk dan menuju tempat wisata air panas Ciparay

Selepas gerbang, terbentanglah jalan setapak yang dilanjutkan dengan 200 ratusan anak tangga menurun dan disuguhi pemandangan hutan yang menghijau.. Aghnat seneng banget lari-larian dan menuruni tangga.. Huaa ..perginya sih asik, pulangnya pasti ngos-ngosan naik ratusan tangga ituu..



Kondisi jalan setapak selebar dua meter itu cukup bagus, tetapi pengunjung tetap harus berhati-hati karena tebingnya cukup curam dan berbelok-belok, di sisi kiri terdapat jurang. Apalagi pagar besi untuk berpegangan tidak tepat berada di sisi jalan setapak tersebut. Dengan demikian, agak sulit untuk diandalkan oleh para pengunjung untuk jadi alat berpegangan saat menapaki jalan itu




Akhirnya setelah 15 menit sampailah kami di pemandian.. Saya sudah membayangkan pemandiannya sangat bagus dan jernih.. ternyataaa.. kolam pemandiannya agak kotor dan tidak terawat. Apa karena itu air belerang, jadi airnya terlihat butek dan tidak jernih.. Jadi kami cuma sebentar di kolam itu, dan pindah ke sungai saja yang airnya terlihat lebih jernih.



Anak-anak lebih seneng maen disungai!!
Tapi sebelum maen di sungai Aghnat

ngegambar duluuu.. Aghnat emang lagi seneng-senengnya ngegambar.. dimana-mana dia ngegambar..sampe lantai dirumah dijadiin kanvasnya! 🙂 Setelah puas ngegambar baru deh Aghnat terjun ke sungai bareng sepupu-sepupunya. Aghnat cuma maen dipinggir saja, karna airnya lumayan deras. Bahkan ada seorang ibu-ibu yang terseret di sungai. Untungnya ibu itu selamat karena dia sempet pegangan pada batu..kalu tidak..wuih! gak sanggup bayangin deh..




















106

Dongeng Aspendos… Ada Kuis nyaa looooh!!!

Lagi Ji For El For El...hihiihihi … Bingung nih mau ngapain lagi , kerjaan dah beres semuaah…pengen deh kabur nonton Breaking Dawn di Metrople XXI !! hayoo syapa yang mo nyulik saya nonton disana…

*prolog yang ngaco banget*

Haedeuh poto ini sebenernya dari kapan tau pengen di posting tapi suseh yaa nulis kisah perjalanan, gak kaya mba Arie yang hebad banget nulis cerita perjalanannya keliling China-Vietnam.. saya nulis se-iprit ajah gak beres-beres..

ok..here we go (sory kalau ceritanya rada meracau dan gak runut)

Kemaren pas di Antalya, Turki sempet jalan-jalan bentar ke Aspendos, sebuah rerentuhan Amphitheater peninggalan kerajaan Romawi. Saya baru tau, ternyata di Turki itu banyak sekali reruntuhan kerajaan Yunani dan Romawi kuno, bahkan lebih banyak daripada yang ada di Yunani. Selain Aspendos ada juga Perge, Side, Termesos, Olympos, Ephesus, Myra, Khemer dan banyak lagi (*males gugel…tolong para turkiyem bisa sebutin gak yang laennya?*)

Beruntungnya saya pas kesana dapet guide yang super ganteng, namanya Omer Alp Pasa, panggilannya Bang Omer!

Kenalan dulu yaah sama bang Omer … Dia lahir di Istanbul, cuma dari sejak kecil dah pindah ke Antalya. Sepertinya dia sudah nikah coz ada cincin kawin di jarinya!hiiks.

Biar lagi monyong-monyong gitu tetutep keliatan ganteng..


Pas perjalan ke Aspendos, dia nyeritain tentang Antalya .. Katanya di Antalya tuh gak pernah dapet salju pas musim dingin..Eh pernah deng sekitar 15 tahun lalu, tapi itu juga cuma nyangsang di Gunung Taurus.. Awalnya Antalya itu disebut kota "lelaki" coz kebanyakan lelaki yang tinggal disana, tapi kemudian dikirimlah perempuan ke Antalaya dan dengan adanya perempuan itu malah bikin kota Antalya jadi berkembang terutama pariwisatanya! *Hidup Perempuaaan*… Di Antalya juga terkenal sama buah-buahan yang segar-segar, terutama buah jeruk nyaa! (Etapi pas di hotel nyobain buah jeruknya ternyata asyem tenan! ). Pertanian di Antalya juga berkembang pesat karena dengan banyaknya sistem pengairan yang disebut Aquaduct. Antalya ini cuma rame pas summer doang, di luar summer Antalya sepii ..wong aku pas summer kesana aja ramenya cuman di pantai nya aja sama daerah wisatanya.. Ditengah kotanya mah sepiii banget, gak ada orang sebiji pun.. itu ajah summer yah yang katanya rame, apalagi kalau bukan summer, mungkin kaya kota hantu!

Akhirnya gak kerasa sampailah kami serombongan (rombongan kami ada 10 orang dari Thailand namanya Jutarmas dan temannya, umurnya masih muda tapi sudah S3, trus ada Om Roberto dari Brazil, dan tante Marina peneliti dari Italia besama teman-temannya) di Aspendos. Woow ternyata keren sekali, saya serasa di Colloseum Roma.. Dari Bang Omer pula saya tau bedanya antara Colloseum sama Amphitheater, kalau Colloseum bentuknya lingkaran, sedangkan Ampitheater bentuknya setengah lingkaran, meskipun fungsinya hampir sama yaitu sebagai ajang pertandingan gladiator

Aspendos tampak atas…. gambar nyulik dari gugel

Ternyata ada dongeng dibalik pembuatan Aspendos ini..Kata Bang Omer pada jaman dahulu kala ada seorang putri..eh raja. nah Raja ini mau nikahin putrinya yang cantik jelita (seperti sayaah….Bletaaaak!! Wadaw sapa tuh yang lempar bakiak??!) , maka dibikinlah sayembara. Karena raja ini cinta rakyatnya, maka sayembara ini bukan siapa yang bisa bikin seribu candi dalam semalam, atau yang transfer uang paling banyak ke rekening bank nya, tapi siapa yang bisa bikin sesuatu (Alhamdulillah yaa..) bangunan yang bisa mensejahterakan rakyatnya maka dia lah yang dipilih jadi suami putrinya… Duuh raja nya wise banget yaaa.. Andai presiden kita seperti ituu yaah, bukan malah ngabis-ngabisin duit buat kawinan anaknya bermilyar-milyar rupiah!

Maka berbondong bondonglah para pria tampan ( yang pasti bukan debapirez), membuat bangunan. Akhirnya terpilihlah seorang pria yang membuat Aquaduct, karena menurut raja Aquaduct itu penting buat pengairan tanah pertanian rakyatnya sehingga lebih subur.. Bagi yang belum tau Aquaduct, nih penampakannya

Ini namanya Aquaduct.. gambarnya seperti biasa nyulik dari gugel


Etapi pas mau diumumin pemenang sayembaranya di sebuah bangunan Ampitheater, sang raja mendengar ada suara bisikan lirih lelaki …."semoga sang putri menjadi istriku". Raja pun kaget, siapa lelaki yang berbisik seperti itu…klau berani jangan begindang doong, sini ngomong langsung sama eykee* ini Raja Romawi atau Raja taman lawang siih

Akhirnya ketemu deh lelaki itu, ternyata dia berbisik nun jauh diujung bangunan Ampitheater dan dia lah pembuat bangunan Amphitheater tersebut.. Raja pun tambah kaget, kenapa suara bisikan itu bisa sampai di telinganya dan berkesimpulan berarti kualitas audio bangunan ini bagus sekali sehingga suara bisikan pun bisa terdengar sampai jauh. Sang raja kemudian menjadi bingung menentukan siapa yang dipilih untuk calon suami putrinya, antara si pria pembuat Aquaduct dengan sang pria pembuat Amphitheater. Akhirnya diputuskan, sang Raja akan memotong menjadi dua putri nya itu menjadi dua belahan, belahan sebelah kiri untuk Aquaduct, belahan putri sebelah kanan untuk Amphitheater. Lelaki pembuat Ampitheater pun kaget, masa sang putri mau dibelah jadi dua.. Akhirnya dia bilang sama sang Raja, biarlah sang putri menikah sama pria Aquaduct, karena dia tidak tega sang putri yang sangat di cintainya di belah menjadi dua…


Akhirnya dengan siapa putri raja itu menikah dan apa alasannya?!! *yang jawab bener dapet tempelan magnet kulkas dari Turki*

Hayooo buruuan jawaaab
























108

Istanbul…City of Angels

Wow dah mo bulukan nih foto nangkring di draft *lirik tanggal postingan*
Tadinya mo dibikin kaya travelogue gitu deh cerita di Istanbul ini..tapi ternyata kemampuan nulis nol besar sampe minus, jadi cuman kesimpen doang deh fotonya didalam draft sampe bulukan! huhuhu

Kenapa ditulis City of Angels…karna saya banyak ketemu

Charlie’s
angel alias orang-orang baik di Istanbul..

Angel pertama tuh jeng Amal seleb Istanbul sama Baba suaminya yang dah saya repotin dari mulai saya di Indonesia..dari mulai saya gerocokin sama whatapps yang membabi buta dipagi hari (waktu Istanbul) gegara saya ada masalah transfer ke Bank Garanti di Turki, sampe dengan songong nya nyuruh Baba minta tolong telponin EO di Ankara buat mastiin masalah administrasi! Thanks a lot yaa.

Angel kedua itu jeng Meily Ozdemir, temennya Amal, yang dah berbaik hati nemenin muterin Spice Bazaar dan Eminonu, kurilingan dari pedagang satu ke pedagang laen, dan bantuin saya nawar barang sehingga dapet murah.. eh suer deh itu barang-barang di Spice Bazaar iitu murce-murce beneur dibanding Grand Bazaar!

Angel ke empat itu Bang Mahmud….siapakah itu bang Mahmud?? ada hubungan apa dengan Bang Thoyib yang gak pulang-pulang *ngomong gaya silet* Bang Mahmud itu pedagang di depan Grand Bazaar -pasar terbesar dan tertua di Istanbul-, dia dengan baik hatinya minjemin HP Nokia nya buat saya untuk nelpon si Amal, karna hape saya abis pulsa sodara-sodara!
Jadi gegaranya saya kan dah janjian sama Amal di Grand Bazaar, nah gegara abis pulsa jadi lost contact deh sama dia. Jadinya saya dah mayan lama nangkring di pintu masuk Grand Bazaar sambil digodain Bang Mahmud, eh jeng Amal gak dateng-dateng juga..Akhirnya si Bang Mahmud dengan baik hatinya menawarkan diri untuk minjemin HP Nokia buluknya buat saya.. Awalnya saya yang ngomong tapi karna saya juga gak ngerti ada di pintu masuk sebelah mana (pintu masuk Grand Bazaar itu ada buanyaaak), jadi akhirnya Bang Mahmud lah ngejelasin! Thanks yah Bang Mahmud..Baik banget deh kamu walaupun saya gak beli dagangan kamu!
*towel dagu*

🙂

Angel ke empat itu petugas di Metro alias kereta bawah tanah nya Turki..Keren deh di Turki ada kereta bawah tanah..Kapan nih endonesyah tercintah ada kereta bawah tanah?! Si petugas itu dengan baiknya ngejelasin ke saya yang onyoy suronyoy cara beli jeton..Jeton itu kaya koin untuk naek kereta..jadi sebelum masuk stasiun kita cemplungin jeton ke mesin dan pintunya trus tebuka. Beli jeton nya di mesin jeton. Mesin nya kaya telpon umum gitu, jadi kita masukin duit kertas ke dalam mesin, trus pencet-pencet trus keluar koin, nah koin itu dimasukin lagi buat dituker jeton.. Sayangnya gegara ke onyoy an saya, jadi gak bawa oleh-oleh jeton ke endonesya! *Amaal jangan lupa yah ntar mudik bawain jeton*


Angel ke lima, semua orang di Istanbul yang dah bantuin saya nanya nanya jalan..

……………

Jadi ke Istanbul ke mana aja?

Beuuuh itinnya sih banyaaak…sampe 8 tempat lah! gaya banget dah, padahal cuma punya waktu efektif 10 jam aja di Istanbul coz saya kan cuma transit doang..
Di itin tuh dah ditulis pengen ke Kadikoy nyobain balon udara, ke Taksim Square-tempat gaulnya nya para ebiji Turki, Bosphorus tour- ngelilingin selat Bosphorus pake kapal, ke Hippodrome-tugu obelisk sama Yerebatan Sarnici-

Tapi gegara waktunya mepet jadi cuma sempet ke Hagia Sophia, Blue Mosque (Alhamdulliah ngerasain sholat disana..saya sampe netesin aer mata saking harunya..gimana kalo sholat di Masjidil Harram yaah..Mudah-mudah saya bisa kesana! Aaamin ya Allah), Topkapi Palace, Grand Bazaar, Eminonu, Yeni Camii sama Spice Bazaar buat blanja blanji
cencunya!

Nanti laen waktu saya ceritain tempatnya satu-satu..sekarang liat aja fotonya yaah

foto ada yang diambil dari album narsisnya jeng amal (tapi cuma buat kontak nya aja sih, silahkan add dia kalo mau liat foto-foto cantik saya yang laennya! hoeek cuiih deh bilang cantik)




































































159

Kaleici, I Heart

Awalnya gak ada rencana mau ke Kaleci, tapi karena tiket pesawat full booked, jadi kita (saya dan seorang teman) extend semalam di Kaleici. Selain menghemat waktu tempuh ke Bandara, karna Kaleici hanya 10 km dari Bandara Antalya, juga untuk menghemat biaya hotel karna disana banyak bertebaran hostel backpaker yang murah meriah. Salah satunya Sabah Pansiyon, cuma 16,5 Euro semalam. Dengan uang segitu dah dapet breakfast (sayangnya saya gak nyobain breakfastnya karna subuh-subuh dah mesti ke bandara), kamar dua bed dengan AC yang dingin dan TV serta kamar mandi yang bersih, dan juga gratis Wifi yang lumayan kenceng..

Saya booking hotel ini lewat hostelbooker, itu juga setelah membandingkan harga dengan situs booking hotel lainnya seperti agoda dan hostelworld. Ternyata harga yang ditawarkan hostelbookers lebih murah dibanding yang lainnya dan gak ada booking fee. Saya pilih Sabah Pensiyon karna jatuh hati sama bunga tanaman rambat yang tumbuh subur di dinding hostel tersebut.. Nih lihat penampakannya

Tadinya saya mau pilih Hostel Dedekonak, karna persentase review hostel tersebut lebih tinggi dibandingkan hostel Sabah Pansiyon, tapi koq nama hostel tersebut rada-rada gimana gituu..hihihi (ternyata konak dalam bahasa Turki artinya gedung! kirain artinya uhhhmmmm ……*sapu-sapu pikiran kotor*). Akhirnya jam setengah enam sore, sampailah saya ke Kaleci, dengan naek taksi dari bandara. Untungnya ada 3 orang peserta kongres yang berasal dari Maroko, Mesir dan Spanyol mau ke Kaleci juga, jadi kita berlima bisa patungan bayar taksi. Ongkos taksi dari bandara 40 lira..lumayan mahal untuk jarak sedekat itu, karna taksi nya gak mau pakai argo!


Ternyata letak hostel itu cuma 100 meter dari Turkish Broken Minaret. Tadinya saya dah mau nanya dimana letak hotel itu, eh ternyata pas saya clingak clinguk, terlihatlah papan nama hotel itu! Langsung deh kita check in.. Petugas hostelnya ramah-ramah banget, koper saya dibantuin dibawain ke lantai atas. Trus saya juga dikasih peta, serta dijelasin petunjuk arah kalau kita mau jalan-jalan. Karna saya pulang pagi-pagi dan gak dapet breakfast, jadi saya dapet diskon airport transfer dari yang harusnya 24 Euro, jadi cuma 17 euro..


Kita dapet kamar di lantai 2, kamarnya sempit tapi rapiih.. tempat tidurnya ada dua bed, satu bed besar dan satu bed kecil, trus ada TV, AC sama toilet. Semuanya bersih. Lucunya lantai kamar nya radang miring gitu, jadi serasa saya masuk rumah miring di Dufan! Karna waktu saya disini sangat sempit, setelah check in, kita langsung berjalan-jalan seputaran hostel.

Saya suka banget suasana di Kaleci, kota tua yang dikelilingi menara tua, dan gedung-gedung tua bertembok batu yang terawat cantik, dimana sebagian besar dijadikan hostel (pansiyon), restoran dan toko. Orang-orang nya pun ramah-ramah, berbeda sekali ketika saya di Belek. Sepanjang jalan-jalan, banyak yang tersenyum ramah dan menanyakan kita berasal darimana. Tapi kenapa semuanya menebak kita dari Malaysia. Bahkan tanpa diminta pun mereka mau menolong kita berdua untuk mengambil foto.


Ketika sampai di Hidrilik tower, saya jadi kepikiran kenapa tidak sekalian maen ke old harbour saja, karna dari peta yang diberikan petugas hostel, ada harbour di dekat situ. Sayangnya ketika sampai Hidrilik tower suasana sudah gelap, jadi tidak terlihat pemandangan disana yang indah.

Pas di jalan ke arah harbour, saya melewati toko penjual teh dan spices. Penjualnya dengan ramah mempersilahkan saya lihat-lihat, karna saya terlihat penasaran dengan penampakan berbagai macam dan teh yang dia jual. Kemudian tiba-tiba saya di seduhkan teh sama dia..Dia bilang kamu mau teh apa?Saya bilang terserah.. Kemudian saya dibikinin teh pomegranate (delima) dan teman saya dibikinin teh apel. Kita disuruh duduk.. Terus ngobrol-ngobrol deh..


Dia nanya saya dari mana, ada acara apa bisa nyangsang di Kaleici…Kemudian dengan sangat fasihnya dia ngejelasin semua manfaat teh sama bumbu-bumbu yang dia jual buat kesehatan.. Terus saya nanya.."eh beneran nih gak bayar teh yang sudah saya minum ini".. Dia terlihat kaget saya nanya kayak gitu, trus langsung bilang, "Apakah di Indonesia jika ada tamu tidak dilayani, padahal Indonesia adalah negara Islam?Kamu adalah tamu saya, jadi saya berkewajiban melayani tamu dan teh itu benar-benar gratis, kamu jangan takut nanti disuruh bayar!"… Huwah jadi gak enak.. Abisnya saya gak enak dah minum gratis teh nya..

Akhirnya kita ngobrol-ngobrol lagi dah.. Saya sampe ngabisin 3 gelas teh coz ketika gelas saya kosong, langsung dia ambil gelas saya dan dibikinin lagi teh nya.. baik banget yaah.. Eh iya dari hasil ngobrol-ngobrol, dia namanya Ferdy, dari suku Kurdi (dia ngejelasin tentang sejarah suku Kurdi, katanya suku kurdi itu awalnya dari bangsa Arya di Jerman, masih keturunan Hitler, sekarang sebagian besar ada di Iraq, Iran dan sebagian di Suriah dan Turki), kakek buyutnya orang Jerman, dirumah masih ngomong bahasa Kurdi, karna katanya kalau tidak dibiasakan berbahasa Kurdi, nanti lama-lama kelamaan bahasa Kurdi bisa punah (huwaah saya jadi malu, coz sebagai orang Sunda saya gak terbiasa berbahasa Sunda! ) ..Dia juga ceritain kerjaan dia yang sebelum-sebelumnya (dari nyemir sepatu, loper koran, sampe punya usaha toko teh ini). Pokoknya nyenengin banget deh ngobrol sama si Ferdy ini, orang nya lucuu, pengetahuannya luas, bahasa Inggrisnya bagus, padahal dia cuma seorang penjual teh.. gak kerasa terdengar suar adzan Isya (kurang lebih jam 9 malam), jadi kita pamit. Trus karna teh apel di gelas teman saya tidak habis, saya habisin teh apelnya..eh ternyata teh apelnya enaaak banget.. Jadi saya beli deh teh apel (bahasa turkinya elma cayii) itu.. Cuma 100 gram aja (dan belakangan saya nyesel cuma beli sedikit), tetapi sama Ferdiy dikasih 150 gram.. Suer deh teh apelnya enak banget, lebih enak daripada teh apel yang saya cobain di hotel, coz teh apelnya itu dikasih potongan kasar apel kering. jadi berasa banget apel nya…. huwaah jadi kepengen minum teh apel lagiii!!

Setelah itu foto-foto dulu..Trus dadah-dadah deh…


Atas info dari Ferdy, katanya di dekat harbour ada Masjid (bahasa Turkirnya Mescit, tetapi dibacanya Mesjid), bagus deh jadi sekalian sholat di harbour..
Semakin dekat ke arah harbour, ternyata semakin banyak pedagang yang jualan.. Mirip kaya di Blok M.. Kemudian saya nanya ke pedagang sana dimana mesjid dekat harbournya. Ternyata pedagang itu tidak bisa bahasa Inggris, tetapi kemudian dia ramahnya menyuruh kita menunggu karna dia mau memanggil temannya yang bisa bahasa Inggris untuk menjelaskan letak masjidnya… Tuuh kan baik-baik yah orang-orang di Kaleici! :))

Kemudian sampailah kita di Masjid. Ternyata Masjidnya kecil, berbentuk menara tua. Pas saya kesana, pintunya tertutup, kemudian tiba-tiba dari dalam ada sesorang lelaki yang membukakan pintu. Ternyata dia Imam masjid itu. Dia setiap Dzuhur dan Isya (entah kenapa hanya dua waktu sholat itu saja) ke masjid itu untuk menjadi Imam. Tapi pada saat itu saya tidak melihat jemaah lain. Hanya dia seorang di masjid itu! Karena dia buru-buru mau pulang, dia minta tolong untuk mematikan AC, mengunci pintu dan menutup pagar, apabila kita sudah selesai sholat.

Selesei sholat, jalan-jalan sebentar di harbour. Harbour ini merupakan pelabuhan jaman Romawi kuno, jadi disekeliling harbour tersebut terlihat banyak menara tua dan dikelilingi benteng yang terbuat dari batu. Di pelabuhan banyak terlihat kapal yacht, yang merupakan kapal wisata untuk berlayar mengelilingi laut mediteranian dan pegunungan Taurus. Sayangnya saya kesana malam-malam, coba kalau siang pasti pemandangannya bagus, dan saya mau nyobain naik kapal untuk melihat-lihat pegunungan Taurus.

Kaleici Old Harbour

Karna sudah hampir jam setengah sebelas malam, akhirnya kita pulang deh, balik lagi ke hostel. Pas ngelewatin tokonya Ferdy, ternyata tokonya kosong, entah kemana dia pergi. Eh pas dipertigaan jalan, ada yang memanggil nama saya..Amelia.. pas saya nengok ternyata si Ferdy, trus dia nanya apakah ketemu masjidnya? Saya jawab sudah, dan saya langsung pamit mau balik lagi ke hostel karena besok pagi-pagi sudah harus ke bandara.

Ternyata kita salah belok, jadinya bukan kearah hostel, malah nyasar sampai ke Taman Karioglu, dekat Hidrilik tower. Ya udah akhirnya balik lagi deh ke arah hotel.. Pas ngelewatin pertigaan jalan itu, Ferdy manggil-mangil dan dadah-dahin kita lagi..

————–
Maap yaah kalau kepanjangan ceritanya.. Alhamdulillah selesei juga deh nulisnya *lirik tanggal postingan*

Foto nyolong dari sini dan sana dan situ

































236

[Lomba-My Silly Diary]Si Merah

Temen-temen..saya mau buka-bukaan nihh!! hihih…tapi bukan buka-bukaan porno..tapi mau buka-bukaan tentang buku Diary saya..Si Merah

Pertama kali punya buku diary pas SD, bukunya gambar kartun jepang gitu dan ada gemboknya.. Diary itu jarang saya tulis, karena saya gak bisa nulis, jadi cuma jadi coretan dan tempat nulis biodata sama kata-kata mutiara temen temen jaman SD… sekarang ntah kemana bukunya..

Trus pas kuliah di UI, tahun 2000-an , lagi happening banget tuh nenteng buku agenda warna-warni.. semua temen2 pada punya! Akhirnya saya ikutan beli deh si buku Diary Merah ini.. Belinya di stasiun UI, kalau gak salah harganya 30 ribuan deh.. Kenapa warna merah? karena dulu saya suka banget warna merah sama kuning..

Awal beli agenda nya masih kosong melompong gak tau mau diapain..paling ditulisin coret-coretan aja..tapi lama-lama gemes juga ngeliat buku agenda itu koq plain banget.. akhirnya mulai deh beraksi..saya hias buku agenda itu, dan mo saya dijadiin diary..saya beli isi file yang lucu-lucu, trus tempel-tempelin stiker, kertas warni-warni, potongan iklan yang lucu-lucu dan di tulis-tulisin pake crayon…. voilaaa jadi deh si Merah yang imut nan lucuu!! hahhaha

Karena buku Si Merah ini gak ada gemboknya, makanya saya bikin tulisan rahasia, buat nulis yang rahasia-rahasia biar gak dibaca orang laen! Cerdas banget kan saya! Saking cerdasnya, sekarang saya dah gak bisa lagi baca tulisan rahasia ituuu! huhuhu….kenapa dulu saya gak bikin kunci rahasia dari tulisan itu yaah? sekarang jadi nyesel deh kepengen baca-baca lagi tulisan itu!

Ini dia tulisan rahasia di diary saya


Tulisan rahasia saya.. yang bisa baca tulisan ini bakal dapet hadiah

Diary itu saya tulisin kegiatan sehari-hari, kalau yang curhatan saya nulisnya pake tulisan rahasia itu.. trus ada juga tulisan temen-temen, lirik lagu yang lagi saya suka, jadwal kuliah, alamat temen, foto-foto, sama tugas kuliah..

Saya rajin nulis si Merah ini hampir tiap hari.. tapi itu gak bertahan lama..

Setelah saya pindah kuliah ke Jogja, akhir tahun 2001, saya dah jarang nulis lagi.. dan akhirnya buku diary itu tamat riwayatnya sejak tahun 2003! 😦

Untuk mengenang Si Merah, saya mau bagi-bagi hadiah buat temen yang mau sharing tentang buku Diary nya! Hadiahnya apa??

Ini dia hadiahnya:

  • satu pemenang pertama bakal dapetin buku.. judul bukunya terserah asal harganya gak lebih dari 60 ribu..trus juga dapet PiaPiaKu! 1 box, rasa keju
  • satu pemenang kedua bakal dapetin PiaPiaKu! 1 box dengan rasa kacang hijau, sama voucher Sour Sally (eh sory aku liat dulu masa berlaku vouchernya yaah, takut dah kadaluarsa! 🙂 kalau kadaluarsa, hadaihnya gak jadi yah)
  • satu pemenang yang bisa membaca tulisan rahasia diary beserta kunci hurufnya saya, bakal dapetin 2 box PiaPiaKu! rasa kacang dan keju! (tapi tulis jawabannya lewat PM aja yaah!! )

Syaratnya:

  • Khusus untuk network dan contact saya sampe tanggal hari ini (1 April 2011). Network/contact luar negeri boleh ikut tapi alamat pengiriman harus pake alamat di Indonesia yaah
  • Tema tulisan adalah tentang Diary, boleh pake foto diary nya , kalau engga juga gpp (yang pake foto dapet point lebih)
  • Tulisan terserah bisa di posting di Jurnal atau di Photo, dan di setting for contact atau network..kalau mau di set everyone juga boleh
  • Format Judul [Lomba-My Silly Diary] (judul tulisan)
  • Setor link tulisankalian di sini yah,jangan lupa letakan link tentang lomba ini di tulisan kalian
  • Ditunggu sampe tanggal 29 April 2011 jam 23.59 yaaah! (jam empe saya)
  • Pengumuman lomba tanggal 3 Mei 2010

Ayo buka-bukaan!!!

Daftar peserta bisa dilihat disini
http://aghnellia.multiply.com/journal/item/94/Pengumuman_dan_Daftar_Peserta_lomba_My_Silly_Diary










101

Languange Fair Sekolah Alam

Tanggal 12 Maret 2011 yang lalu, ada acara Languange Fair di Sekolah Alam Indonesia, sekolahnya Aghnat.. Languange Fair ini merupakan kegiatan tahunan di Sekolah Alam. Tema Languange Fair tahun ini adalah “A Glimpse of the Devine Wisdom, The Entrance to the World”. Acara ini dikemas dalam konsep pendidikan bahasa asing dan wawasan luar negeri. Selain ada stand berbagai negara di dunia, juga diadakan lomba bahasa Inggris dan Arab, serta performance para siswa-siswinya antara lain pidato, paduan suara, serta drama.

Nah untuk performance kelas Play Grupnya Aghnat, mereka menari sekaligus bernyanyi lagu We Love Fruits. yaah namanya anak-anak, pas naek panggung ada yang nangis, ada yang sibuk tereak-tereak di mike, dan ada yang ngumpet dibalik punggung temannya (itu aghnat!:))).. hihihihi padahal pas latihan dikelas mereka dah pada bagus nari sambil nyanyi.. eh pas naek panggung, bubar jalan deh!

Setelah acara performance Aghnat baru deh saya keliling stand.. Ada beberapa stand yang gak ke foto karena batere kamera habis! hiks.. Stand yang belum difoto antara lain Perancis, Arab Saudi sama UK.. Di stand-stand itu paspor saya di cap (jadi sebelum acara language fair siswa dan orang tua murid dibikinkan paspor sama visa ala sekolah alam.. paspor itu kemudian dicap dimasing- masing stand negara..lucu yaah). Jadi saya serasa keliling dunia.. Di stand Jepang sama nyobain makan onigiri, di stand Jerman saya makan sosis, di stand Inggris saya maka cheese cake dan minum England Tea, di stand Saudi Arabia saya minum air zamzam, di stand Belanda saya makan poffertjes dan di stand China saya makan manisan china sama jeruk kinkit yang kulitnya bisa dimakan.. pulang-pulang saya kenyang deh! :))

Oh iya..kelas playgroup Aghnat, bikin Stand India..Saya minta bantuan teman postcrossing saya untuk mengirimkan kartu pos, prangko serta mata uang India..Terimakasih buat Sita sama Amiya yang sudah membantu! :))



















59

Rompi Klengkeng ituu

Duh harusnya dah lama nih mo diposting..cuma belum sempet aja (alesan)!

Ini dia penampakan rompi klengkeng yang saya buat buat acara Languange Fair di Sekolah Alam Indonesia, sekolahnya Aghnat..

Setelah
minta bala bantuan di QN..akhirnya datenglah pertolongan dari
ratu Prakarya Kertas, ..mbak tintin tercintaah!! dan juga dari teman2 lain yang ikut bantu ngasih ide dan ikut ngerusuhin!

Makasih yah dah yang ikutan ngasih ide buat bikin rompi ini.. sumpe awalnya bingung banget mo diapain..akhirnya saya nekat aja mampir ke toko flanel buat belabeli kain flanel (padahal belum tau diapain), trus beli karton warna-warni sama benang wol..

Akhirnya malem2 mulailah saya sama si abi begadang buat bikin rompi ini.. si abi ngeguntingin kardus buat rompi, saya bikin bulet2an buah klengkengnya! sungguh duet yang harmonis!

Foto-foto pas acaranya ntar menyusul (kalo sempet yaaah! hehehehe)


109

Pemotretan

Selasa kemarin, saya saya teman-teman kantor, ke kebun tanaman obat milik kantor kami di daerah Babakan Madang, Citeureup, untuk pemotretan. Yup bener pemotretan.. tapi bukan saya dan teman teman yang jadi model! hiks…, tapi tanaman-tanaman obat yang ada disana yang akan kami jadikan

model untuk dicetak di buku yang akan segera diterbitkan dan saya merupakan salah satu editordari buku tersebut! Ehmm *angkat kerah tinggi tinggi*

Terus terang saya gaptek banget sama kamera, pokoknya dari dulu motret tuh asal jepret aja, yang penting jadi! *sigh* bisa diliat di foto-foto kue sama foto aghnat, hasilnya standar banget bukaan? masih untung kepala Aghnat gak ada yang kepotong!;p

Jadi awalnya pas disana saya cuma ngintilin temen saya foto-foto in tanaman. Trus lama-lama saya koq tertarik untuk ikutan jepret.

Pertama kali megang kamera itu (kami pake kamera Canon EOS 1000D ) sumpee saya gak ngerti apa-apa. Pokoknya asal aja deh dijepret. Dan hasilnya yah gitu dehhh! ;p

Eh pas jepret biji pohon pinang, koq hasilnya bagusss yahh! ihiy.. Terus jadi semangat deh foto-foto tanaman yang laen! dannn ternyata hasilnya jepretan saya lumayan bagus buat seorang yang baru pegang kamera beneran (non pocket)! hahahha… muji-muji diri sendiri! *sodorin sumur buat muntah*

Padahal saya cuma pake mode full auto, trus cuma maen puter-puterin fokusnya, terus jempret deh!! voilaa ternyata hasilnya bagusss!! Ternyata saya berbakat uah jadi tukang jepret! wkwkwkwk

Ini saya pamerin sebagian hasil jepreten.. sekalian saya tambahin sedikit keterang dari kegunaan tanaman itu. Moga bermanfaat yahh!!

Selesei foto-foto saya maen-maen ke ruangan destilasi penyulingan minyak atsiri. Iseng-iseng saya colek-colek hasil penyulingan minyak atsiri tersebut. Ada minyak sereh wangi, minyak kayu putih ma minyak nilam.. Trus ternytaaa baunya gak mo ilang sodara-sodara!! padahal Itu kan minyak murni banget jadi baunya masih menyengat. dan parahnya ada sebagian minyak sereh yang nempel di kerudung saya! huhuhu.. bau nya gak nahan, kaya minyak gosok! Padahal saya paling gak suka bau minyak gosok! hiks

Jadi pas perjalan pulang, saya mual nyium bau-bau an itu. Untung temen saya baik, gak jorogin saya keluar dari mobil! ;p

Trus pas di bis mo ke depok, temen duduk di sebelah saya, sampe nutupin hidungnya pake tissue! hihiii.. Duhh maap yah mba, sekali-kali naek bis nyium aroma minyak sereh!!